Cara Membuat Tepung Pisang

TIPS MEMBUAT TEPUNG

Tepung Pisang dapat diolah menjadi beberapa jenis makanan seperti kue, kripik, makanan bayi dll. Tepung yang memiliki rasa dan aroma pisang ini banyak diminati di kalangan masyarakat. Terlebih lagi bagi para pecinta pisang. Tepung pisang ini dijadikan salah satu alternatif dalam pengolahan makanan yang berasal dari pisang.

Pembuatan Tepung Pisang

Bagi pengguna tepung pisang yang ingin mencoba untuk membuat tepung pisang sendiri. Tentunya ini adalah hal yang tidak sulit. Metode, bahan dan peralatan juga sangat mudah untuk didapatkan di sekitar kita.

Bahan dan Alat yang digunakan:

  • Pisang tua yang belum masak
  • Seng              =>          untuk menjemur
  • Pisau
  • Penggiling/penumbuk

 

Langkah-langkah pembuatan Tepung Pisang

1.Sipakan bahan (pisang)

  • Ambil pisang yang tua namun belum masak, karena pisang jenis ini akan bagus jika digunakan untuk tepung.
  • Kemudian pisang tersebut dikupas kulitnya.

2.Penjemuran

  • Irislah pisang tersebut secara tipis agar memudahkan proses pengeringan
  • Jemurlah irisan-irisan tersebut. Gunakanlah seng untuk menjemurnya, karena merupakan tempat penjemuran yang baik. Hal ini  dikarenakan seng memiliki daya penyimpanan panas yang baik.
  • Sebelum di taruh di seng, akan lebih baik jika seng dilapisi dengan kertas bersih. Hal ini dibutuhkan agar pisang tidak lengket pada seng, yang akan mempersulit pengangkatan atau pengambilan irisan-irisan tersebut.
  • Setelah seng dilapisi dengan kertas bersih, maka irisan tepung tersebut bisa diletakan di atasnya, namun aturlah jaraknya agar tidak berhimpit dan lengket
  • Selama penjemuran berlangsung, pisang irisan pisang tersebut lebih baik dibolak-balik
  • Proses penjemuran berlangsung  antara 14-15 jam dengan sinar matahari yang normal. Jika belum kering, maka bisa dijemur seharian atau bahkan lebih. Tergantung cuaca.

3.Penepungan (Pinggilingan=> Penghalusan)

  • Untuk membuat tepung menjadi halus. Maka gunakanlah penggiling untuk menhaluskannya.
  • Jika tidak mempunyai mesin penggiling, maka gunakanlah lesung untuk menghaluskannya
  • Kemudian ayaklah hasil penggilingan/penumbukan tersebut, jika masih terdapat bagian yang kasar maka ulangilah pinggilingan atau penumbukan tersebut hingga benar-benar halus.

4. Proses pembuatan tepung selesai

  • Simpanlah tepung tersebut di tempat atau wadah yang tertutup.

 

Dalam pembuatan tepung pisang ini tentunya tidak terlalu sulit bukan? Maka bisa dipraktekan di rumah jika ingin mulai bereksplorasi dengan membuat tepung sendiri.

Tepung Pisang

Pisang Dijadikan Olahan Tepung Pisang

Buah pisang merupakan salah satu buah yang bersifat padat yang kaya akan serat. Ini juga merupakan salah satu dari sekian banyak jenis buah yang paling banyak dikonsumsi. Namun buah pisang ini bisa diolah menjadi olahan pisang seperti halnya tepung pisang. Tidak seperti biasanya jika tepung yang ditemui berbahan umbi-umbian , biji-bijian, gandum atau padi. Maka tepung ini berasal dari buah-buahan. Contohnya tepung pisang ini

TEPUNG PISANG

Tepung pisang merupakan salah satu jenis tepung yang bisa dimanfaatkan untuk pembuatan aneka makanan. Tepung yang berasal dari buah pisang ini sama halnya dengan tepung-tepung lainnya seperti terigu, tapioka,  dan lain lain yang memiliki tekstur halus layaknya tepung. Hanya saja tepung ini memiliki aroma lain, yaitu aroma buah pisang yang ada di dalamnya.

Tepung ini memiliki kaya akan manfaat yang bisa dikonsumsi oleh para konsumennya sehingga manfaat yang diambil ini tentunya membuat konsumen  tepung tersebut menjadi semakin meningkat.  Tepung ini mengandung banyak nutrisi dan gizi serta banyak akan vitamin. Sehingga sangat bermanfaat bagi konsumennya untuk menambah jumlah nutrisi bagi tubuh.

Tepung ini tidak sulit untuk ditemukan, beberapa daerah sudah dipasok tepung pisang ini. Oleh karena itu, tepung ini bisa kita dapatkan di beberapa tempat. Misalnya di pasar atau market-market atau minimarket dan toko-toko. Terlebih lagi di toko roti , atau toko tepung yang biasanya sudah

Kegunaan tepung pisang ini sangat beragam. diolah menjadi berbagai olahan makanan.  Seperti halnya aneka kue pisang, pie, bahkan bisa dijadikan sebagai bubur anak-anakatau bayi.  Tentunya tepung ini sangat direkomendasikan bagi pencinta akan rasa pisang.

Manfaat tepung Batok

Tempurung kelapa atau yang lebih sering dikenal dengan nama batok kelapa ini bisa kita jumpai dimana-mana.  Karena batok ini merupakan bahan limbah yang cukup banyak yang belum termanfaatkan dengan baik. Bahkan ini sangat tidak efektif karena sama saja membuang barang yang masih bisa digunakan. Batok ini memang suatu bahan limbah, beberapa industri atau perorangan hanya memanfaatkan dagaing kelapanya saja, sedangkan batoknya dibuang begitu saja karena tidak dianggap berguna. Namun perlu dicatat bahwa batok ini bisa dimanfaatkan menjadi barang yang bermanfaat

Tepung Batok

Tepung batok merupakan salah satu olahan dari batok yang telah dihancurkan dan dihaluskan serta melalui beberapa proses sehingga menghasilkan bubuk yang disebut tepung ini. Dari segi pemanfaatannya pun, tepung batok sebenarnya memiliki banyak manfaat karena bisa digunakan untuk beberapa produk atau barang lainnya. Misalnya saja sebagai obat nyamuk, campuran bahan pengisi untuk perekat resin, obat nyamuk bakar, nyamuk, campuran pupuk,

Kegunaan lainnya:

  • Digunakan sebagai suatu senyawa pengisi untuk perekat resin sintetik.
  • Digunakan sebagai isian dan pengembang untuk serbuk phenolic molding.
  • Digunakan secara khusus untuk finishing permukaan produk cair (sebagai penyerap), perekat damar wangi, resin casting dan produk-produk yang mudah terbakar.
  • Digunakan dalam pasta pembersih tangan berat sebagai abrasif ringan.
  • Digunakan untuk memperhalus dan memperkilau cetakan artikel, dan mereka juga meningkatkan ketahanan terhadap kelembaban dan panas.
  • Digunakan sebagai Bahan Sirkulasi yang Hilang di Pengeboran Oli.
  • Digunakan sebagai abrasif ringan dalam peledakan halus benda dan bangunan bersejarah.
  • Digunakan sebagai isian dalam pupuk organik.
  • Digunakan untuk pembuatan obat nyamuk.
  • Digunakan sebagai isian kabel listrik

Kesimpulannya bahwa tepung batok ini memiliki begitu banyak manfaat yang bisa menguntungkan penggunnya.

Tips Membuat Tepung Beras

Tepung beras merupakan salah satu bahan yang sering digunakan masyarakat untuk membuat olahan makanan. Dari sekian banyak tepung yang ada, tepung ini menjadi salah satu tepung yang kerap digunakan pada masyarakat untuk membuat makanan seprti jajanan atau makanan tradisional. Karena dalam mendapatkan tepung ini pun tidak terlalu sulit, Sekarang pun banyak dijual di pasaran bahkan toko-toko terdekat.

Namun perlu diperhatikan bahwa dalam membuat tepung beras ini juga tidak terlalu sulit. Bahannya pun mudah dipdapatkan. Selain itu, peralatan yang digunakan pun tidak sulit untuk didapatkan. Kita bisa menggunakan peralatan dapur kita untuk membuatnya.  Untuk ibu-ibu rumah tangga juga bisa mempraktikannya di rumah untuk berkreativitas membuat tepung sendiri.

Berikut langkah-langkah pembuatan tepung beras:

  1. Siapkan beras yang akan digunakan untuk membuat tepung.
  2. Cucilah beras tersebut hingga bersih
  3. Rendamlah beras selama kurang lebih 24 jam atau semalam, gunakanlah penutup misalnya serbet untuk menutup rendaman beras tersebut
  4. Beras yang sudah di rendam semalaman tersebut kemudian di tiriskan
  5. Setelah itu jemurlah beras tersebut di bawah sinar matahari. Gunakanlah tampah atau sejenisnya untuk alas menjemur. Aturlah jarak beras agar tidak terlalu menmpel atau menggumpal, hal ini ditujukan agar beras tersbebut cepat kering.
  6. Jika beras tersebut sudah kering betul, maka beras sudah bisa digiling atau dihaluskan. Haluskan beras menggunakan blender
  7. Beras yang sudah diblender akan menghasilkan tepung beras, Jika teksturnya masih belum merata halus, maka ayaklah tepung tersebut. Kemudian bagian tepung yang masih kasar cobalah blender kembali
  8. Setelah tepung selesai dihaluskan. Tepung bisa disangrai agar lebih kering dan gurih. Jangan menggunakan api yang besar karena akan membuat tepung mudah gosong, gunakanlah api yang sedang. NAmun proses ini tidak harus dilakukan, karena proses ini juga akan merubah rasa tepung, namun tingkat kekeringan atau keawetan lebih menjamin.
  9. Tepung sudah siap digunakan. Simpanlah di tempat yang bersih, tertutup. Bisa gunakan freezer untuk menyimpannya.

Demikian tips membuat tepung beras sendiri. Karena langkah-langkahnya pun tidak terlalu rumit dan tentu sederhana. Maka tidak ada salahnya membuat tepung beras sendiri di rumah.

 

Tips Menyimpan Tepung

Menyimpan Tepung Agar Awet

Tepung merupakan bahan makanan yang sering digunakan dalam sehari-hari. Khususnya untuk penjual atau  produsen kue dan sejenisnya. Ibu ibu rumah tangga juga sering menggunakannya untuk membuat  makanan atau snack di rumah. Misalnya saja membuat aneka kue, gorengan, dan masih banyak yang lainnya.

Menyimpan tepung dengan baik sangat dianjurkan bagi pemilik tepung. HAl ini dimaksud agar tepung gtetap memiliki kualitas yang bagus. Perlu langkah-langkah yang benar dalam penyimpanannya.

Dalam perawatan tepung yang tidak baik, maka akan menimbulkan efek yang merugikan bagi penggunanya. Misalnya efek tersebut seperti berkutu, apek, kotor dll. Maka dalam menyimpan tepung juga harus sangat diperhitungkan bagi kenyamanan penggunaan tepung.

Berikut langkah-langkah menyimpan tepung:

  1. Jika tepung yang anda gunakan sudah dalam kondisi terbuka dari platiknya atau baru saja digunakan tapi masih sisa, maka tutuplah rapat kembali pembungkusnya. Jangan lupa buang angin yang ada dalam pembungkusnya dulu. Kemudian baru tutup rapat kembali.
  2. Simpanlah tepung ke dalam freezer sekitar 48 jam atau dua hari dua malam. Penyimpanan ini ditujukan agar tepung tersebut terbebas dari kutu, karena akan membantu membunuh  kutu atau telur kutu.
  3. Setelah disimpan di dalam freezer selama 48 jam, kemudian keluarkanlah tepung dan simpan pada wadah tertutup seperti toples, tupperware atau counteiner sejenisnya.
  4. Simpan wadah tadi ke tempat yang kering, tertutup, gelap atau tidak terpapar sinar langsung. Penyimpanan tepung di tempat yang gelap dan tertutup dapat mengurangi mudahnya tepung mengalami kerusakan. Dan tempat yang kring akan membuat tepung tetap kering dan tidak membuat tepung menjadi lembek atau apek.

Demikian tips untuk menyimpan tepung dengan baik. Agar dalam penggunaan tepung secara berulang  dan jangka cuup lama tidak mengganggu kenyamanan pengguna.

 

Tips Memilih Tepung

Dalam kebutuhan membuat makanan-makanan yang terbuat dari tepung-tepungan. Untuk mendapatkan hasil olahan makanan yang baik berkualitas, maka dalam pemilihan tepung juga perlu diperhatikan dengan baik bagaimana kualitasnya.

jika terjadi kesalahan dalam memilih tepung, maka akan berakibat pada rasa makanan yang dibuat dari tepung tersebut. Tentunya ini akan mengecewakan bagi pengguna atau konsumen tepung tersebut.

TIPS MEMILIH TEPUNG

Berikut ini akan membahas bagaimana pemilihan tepung yang baik dan berkualitas tersebut.

Dalam kondisi yang kering

Tepung yang kering cenderung lebih awet dibandingkan tepung yang memiliki tekstur lembab. Karena bisa memungkinkan akan lebih cepat apek

Tepung tidak menggumpal

Tepung yang menggumpal biasanya sudah lama diproduksi karena terkena kelembaban sehingga menggumpal

Perhatikan Warna

Dalam memilih tepung, warnanya juga harus diperhatikan.Perhatikan warna yang sewajarnya untuk jenis tepung tersebut. Karena ini juga bersangkutan dengan kualitas tepung tersebut.

Memiliki tekstur lembut dan mulus

Tepung yang memiliki tekstur lembut dan mulkus biasanya tepung yang benar-benar diolah dengan baik. Dan jika digunakan untuk membuat makanan hasilnya pun akan lebih baik.

Tidak berkutu

Tentunya konsumen mana yang menginginkan bahan makanan mereka tidak higenis. Dengan adanya kutu pada tepung, maka kemungkinan terlur-telur kutu ini juga akan berkembang biak di dalamnya. Sehingga menjadikan tepung ini tidak higenis.

Tidak berbau apek

Tepung yang berbau apek tentunya tepung ini sudah lama diproduksi atau tepung ini tidak di simpan dengan baik. Maka ini tentunya sudah tidak layak digunakan lagi.

Perlu diingat bahwa tepung yang dikemas dalam sebuah plastik juga lebih terjamin kebersihannya dibandingkan dengan tepung yang dijual belum dalam kemasan sebelumnya. Jangan lupa juga memperhatikan tanggal kadaluarsanya.

 

Tips Tepung Awet

Tips Agar Awet Tetap Awet

Pada umumnya, sesorang akan mencoba untuk menyimpan barang dengan aman. Seperti bahan-bahan makanan lainnya bahwa tepung juga perlu di simpan di tempat yang aman agar terjaga dan lebih awet. Penyimpanan tepung ini ditujukan agar tepung dapat bertahan lebih lama dan tepung pun akan tidak lembap, berkutu dll. Akan tetapi pastikan tepung ini  cara pembuatannya melalui proses yang baik.

Tipsnya antara lain:

  • Simpan tepung dalam kemasan aslinya atau jika tepung tersebut sudah terbuka, maka tempatkan pada wadah yang tertutup atau kedap udara. Dan pastikan kemasan tepung rapat.
  • Simpanlah tepung dalam tempat yang dingin jangan terpapar sinar matahari ataupun tempat yang basah atau lembab.
  • Pastikan jika anda membeli tepung baru, maka jangan campurkan sisa tepung yang lama dengan yang baru.Jika tepung yang lama masih bisa digunakan maka tepung  yang baru lebih baik dipisah. 
  • Jangan mencampurkan tepung yang tidak sejenis menjadi satu tempat
  • Bersihkan tempat yang anda gunakan menyimpan tepung secara teratur, agar tidak tumbuh jamur atau menjadi berkembangnya kutu.
  • Untuk penyimpanan yang lebih baik dengan menempatkan tepung di freezer. Menempatkan Tepung di dalam freezer dapat dilakukan dalam jangka panjang
  • Selain di simpan di  freezer, tepung ini bisa disimpan pada tempat yang gelap. Karena perlu diketahui bahwa menyimpan tepung di tempat yang gelap, akan membuat tepung tidak mudah rusak
  • Jika tepung baru saja digunakan, maka sisa tepung yang ada di wadahnya ditutup rapat dan disimpan kembali

Dengan menyimpan tepung dengan benar diantaranya tips-tips di atas. Maka tepung akan awet dalam jangka yang cukup panjang. Dan tidak perlu terlalu cemas jika tepung yang dibeli ternyata masih ada sisa sedangkan masih bisa digunakan lagi. Namun perlu diketahui, walaupun sudah disimpan dengan benar, tentunya tepung memiliki masa kadaluarsa. Jika tepung kiranya sudah tidak layak pakai, maka buanglah saja tepung tersebut untuk kenyamanan dan kesehatan anda.

Membuat Kukushan

Tips Dalam Membuat Kue Kukus

Untuk mengetahui resep atau cara pembuatan kue kukus, maka tidak salahnya jika mencoba untuk membuat kue tersebut di rumah. Dengan hasil karya sendiri dan bisa dikreasi sesuai dengan keinginan. Takaran rasa juga bisa diperkirakan sesuai keinginan.

Bahan:

  • 1 kg tepung terigu
  • 1 kg gula pasir
  • 10 butir telur
  • 30 gram ovalet
  • 600 ml air soda
  • pewarna makanan

Alat:

  • Mangkung, untuk tempat/wadah mencampur bahan
  • Mixer, untuk mencampur bahan
  • Cetakan cup kukusan
  • Dandang, untuk mengkukus

Langkah-langkah:

  1. Campurkan semua bahan yang ada satu persatu kecuali pewarna makanan.
  2. Campur semua  bahan dengan menggunakan mixer sampai mengembang sampai warna adonan tersebut menjadi putih sekitar 15-20 menitan.
  3. Pisahkan adonan yang sudah dicampur tersebut ke beberapa bagian sesuai pewarnaan yang ingin dikehendaki, dan warnailah adonan tersebut dengan pewarna makanan.
  4. Siapkan cetakan kukusan, jangan lupa alasi cetakan dngan menggunakan cup kukus.
  5. Tuangkan adonan pada cetakan kukusan.
  6. Kombinasikan warnanya. Misalkan, pertama masukan warna putih 2 sdm, warna pink 1 sdm (sekiranya takaran tidak melebihi cetakan kukusan agar hasilnya bagus).
  7. Persiapkan dandang untuk mengkukus adonan kue tersebut. PErlu diperhatikan jarak antara cup cetakan jangan sampai berdesakkan. Atur jarak antar cup tersebut.
  8. Pastikan tutup dandang tertutup dengan kain. Hal ini dimaksudkan agar air(uap) tidak menetes ke cup cup tersebut.
  9. Kukuslah dengan api sedang selama kurang lebih 15-20 menit.

 

Tips Membuat Kue Lapis

Tips Membuat Kue Lapis

lapis

Dapat anda coba tips ini di rumah, bagi anda yang ingin mencoba membuat kue dengan tangan sendiri

Bahan:
– 350 gram tepung beras
– 5 sdm tepung tapioka
– 3 bgks santan saset kecil
– 20 sdm gula pasir
– garam
– vanili/pandan

Langkah-langkah:

Pengolahan adonan:
1. Tuang santan pada panci dan beri air kira-kira 5 gelas dan panaskan santan tersebut di atas api.
2. Setelah beberapa menit dan jangan tunggu sampai mendidih, lalu langsung masukkan semua bahan yang ada ke dalam santan yang dipanaskan tersebut satu per satu.
3. Aduk adonan tersebut sampai rata.
4. Tuangkan adonan ke wadah dengan beberapa bagian sesuai keinginan warna yang anda kehendaki.
5. Kemudian warnai masing-masing bagian yang telah dipisahkan sesuai keinginan

Persiapan penempatan adonan
1. Siapkkan loyang yang telah diolesi dengan minyak
2. Kukus loyang tersebut terlebih dahulu dengan dandang atau panci yang besar sekira muat dengan dandang (lapisi tutp dandang dengan kain sekiranya air tidak menetesi loyang)
3. Tuangkan adonan sekiranya 2-3 sendok sayur 9menyesuaikan
4. Tutup dandang/panci dan tunggu sekiranya 5-7 menit
5. Buka tutp dan cek adonan pada loyang sekiranaya sudah tidak cair dan tidak lengket. kemudian tuangkan adonan bagian yang kedua
6. Ulangi langkah langkah yang sama hingga smua bagian adonan tadi mendapat giliran.

Finishing
1. Keluarkan loyang dari dandang
2. Biarkan selama 15-20 menit agar tidak panas
3. Jika ingin memotong lapis tersebut, gunakan pisau yang dilapisi dengan plastik supaya tidak lengket dengan pisaunya

Selamat mencoba membuat kue lapis ini. Semoga Berhasil ya.. Selamat berekreasi dalam kreatifitas yang anda miliki.

Briket?
Apa kau tau apa itu briket?
Seberapa jauh kamu mengenal definisi dan apa yang berkaitan dengannya?
Kini akan kita ulas apa sebenarnya briket ini?
Karena kemungkinan belum semua orang tau apa yang akan kita bahas ini.

Bagaimana briket itu?
Tempurung ini diolah sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah barang yang sering disebut briket arang. Biasanya briket arang inilah yang biasa dingunakan untuk bahan bakar pengganti kayu. Dengan menggunakannya sebagai bahan bakar dan lain-lain sebagai pengganti penggunaan kayu, kita dapat menghemat pengeluaran biaya untuk membeli minyak tanah atau gas elpiji dan sejenisnya. Selain itu tidak sadar kita juga bisa membantu untuk pengurangan eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan misalnya eksploitasi kayu.

lalu bagaimana manfaatnya untuk kita?

Penggunaan bahan untuk briket yang berasal dari tempurung kelapa atau batok kelapa ini, maka akan meningkatkan pemanfaatan limbah yang sudah tidak dipakai. Limbah yang biasanya dibuang begitu saja tanpa manfaat, sekarang bisa dikelola untuk menghasilkan barang yang berguna, tentunya menghasilkan nominal rupiah pula. Selain itu juga, dengan memanfaatkan sebaik-baiknya peluanng ini juga akan berdampak pada pengurangan eksploitasi huta. Hutan juga tidak akan tercemar dengan aktifitas penggundulan untuk mendapatkan kayu, karena penggunaan kayu sudah berkurang dengan adanya briket arang ini. Sehingga kayu dapat dimanfaatkan dengan seefisien mungkin agar tetap terjaga kelestariannya.

Selain manfaat dari sudut sumber daya alam, tentunya manfaat pula bagi masyarakat. Manfaat yang dimaksud dalam penggunaan briket ini untuk masyarakat sekitar adalah membuka peluang usaha bagi masyarakat untuk memulai berwirausaha. YAitu berwirausaha dengan bahan yang modalnya tidak terlalu mahal karena kebanyakan dari limbah (serbuk kayu) sehingga menurangi pengangguran. Selain itu dengan pengelolaan briket secara baik akan meningkatkan pendapatan sang pengelola dan juga menguntungkan pihak lain, misalnya tukang serbuk kayu atau bahan briket tersebut. Sehingga saling menguntungkan.
sumber: jual-segala-jenis-tepung.blogspot.com
Silakan kunjungi: sahitaguna.com